Obsesi, Ambisi, dan Emosi
Ku menginginkanmu hingga terobsesi
Tanpa berpikir ku jadi begini
Sungguh ku tak ingin ingat Takdir
Bahwa kau bukan untukku lagi
Ku mencintaimu dengan ambisi
Ku sungguh menggilaimu
Meski sadar kau takkan kembali
Tapi tanganku masih merentang terbuka
Untuk memelukmu di sisiku lagi
Tapi aku terlanjur hidup dengan nafsu
Nafsu tuk memilikimu di sisiku
Nafsu tuk memenjarakanmu dalam hatiku
Aku pun kehilanganmu dengan emosi